Indonesia Perangi TBC, Target Eliminasi Nasional 2030

Indonesia Perangi TBC, Target Eliminasi Nasional 2030

Ilustrasi Indonesia target eliminasi Tuberkulosis (TB) di tahun 2030-dok. Disway-

BOGOR.DISWAY.ID - Setiap jam, 14 orang di Indonesia meninggal akibat tuberkulosis (TBC). Angka ini setara dengan lebih dari 125 ribu jiwa per tahun. Indonesia pun kini berada di posisi kedua kasus TBC terbanyak di dunia setelah India.

Menjawab tantangan tersebut, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menetapkan penanganan TBC sebagai prioritas nasional. Melalui program Cepat Tuntas TBC: Indonesia Bebas Tuberkulosis 2030, targetnya adalah menurunkan kasus hingga 80% dan mencapai eliminasi penuh pada 2030.

Pemerintah mengalokasikan Rp2,4 triliun anggaran tahun 2025 untuk program ini. Dana tersebut digunakan untuk deteksi dini, pengobatan, pencegahan, hingga dukungan komunitas. Strateginya meliputi pemeriksaan gratis, pemanfaatan teknologi skrining modern, pemberdayaan masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.

Sejumlah inovasi juga dilakukan, seperti integrasi program dengan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Pemerintah menargetkan menemukan 981 ribu kasus baru dan memastikan lebih dari 90% pasien mendapat pengobatan hingga tuntas.

BACA JUGA:CKG Sekolah di Depok Resmi Dimulai, Orang Tua Diminta Dukung Pemeriksaan Anak

Praktisi kesehatan menegaskan bahwa pemberantasan TBC tidak cukup hanya dengan obat. Dukungan nutrisi, edukasi publik, vaksinasi, serta penguatan sistem kesehatan juga mutlak diperlukan. Termasuk penghapusan stigma negatif terhadap pasien agar mereka mau memeriksakan diri dan berobat tanpa rasa takut.

Program ini mendapat dukungan penuh dari DPR, BPJS Kesehatan, organisasi masyarakat sipil, hingga lembaga internasional. Pemerintah optimis dengan sinergi nasional, Indonesia dapat benar-benar bebas TBC pada 2030.

Baca versi lengkapnya diliputan khusus Bisik Disway - Bebas Tuberkulosis 2030

Sumber: