Ledakan di SMAN 72 Jakarta Buka Tabir Racun Digital Game Online bagi Remaja

Ledakan di SMAN 72 Jakarta Buka Tabir Racun Digital Game Online bagi Remaja

Game Online, Racun Jejak Digital, dan Ledakan SMAN 72: Sinyal Bahaya dari Dunia Maya-dok. istimewa-

Ia mendorong pembentukan satgas anti-kekerasan dan anti-bullying di sekolah, serta keterlibatan aktif guru dan siswa menciptakan lingkungan aman. Di rumah, orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan perilaku anak dan penggunaan gawai.

Negara Mulai Bergerak

Pemerintah sebenarnya telah menyiapkan regulasi pembatasan game online. Staf Ahli Komdigi Raden Wijaya Kusumawardhana menyebut pihaknya tengah mengkaji ulang aturan terkait perlindungan anak, termasuk PP 17/2025 (PP Tunas) tentang tata kelola sistem elektronik ramah anak, sembari menunggu arahan lanjutan Presiden Prabowo.

Bukan Sekadar Siapa yang Salah

Ledakan di SMAN 72 mungkin hanya satu insiden, tetapi ia menyingkap kenyataan pahit: dunia digital anak Indonesia masih tanpa pagar yang jelas. Game online hanyalah permukaan. Di bawahnya mengalir konten, interaksi, dan ideologi yang tidak selalu sejalan dengan nilai yang ingin dijaga.

Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar siapa yang salah, melainkan sejauh mana negara, sekolah, dan orang tua mampu mengejar laju dunia maya yang terus melaju tanpa rem.

Baca versi lengkapnya diliputan khusus Bisik Disway - Game Online, Racun Jejak Digital, dan Ledakan SMAN 72: Sinyal Bahaya dari Dunia Maya

Sumber: