Jerawat Hormonal dan Kualitas Tidur
ilustrasi jerawat.-dok. istimewa-
Saat tidur nyenyak, kulit melakukan regenerasi sel.
Kurang tidur menyebabkan:
- Kulit lebih kusam
- Bekas jerawat sulit memudar
- Kulit tampak lelah dan tidak segar
Tidur adalah “waktu perbaikan” alami bagi kulit.
Tanda Jerawat Dipengaruhi Pola Tidur
Jerawat kemungkinan berkaitan dengan tidur jika:
- Muncul saat sering begadang
- Semakin parah saat stres
- Sulit membaik meski skincare rutin
- Disertai tubuh lelah dan mood tidak stabil
Ini sinyal bahwa perawatan dari dalam perlu diperhatikan.
Cara Membantu Mengurangi Jerawat Hormonal lewat Tidur
Langkah sederhana yang bisa dicoba:
- Tidur dan bangun di jam konsisten
- Buat ritual malam yang menenangkan
- Kurangi layar sebelum tidur
- Kelola stres harian
- Pastikan tidur cukup dan berkualitas
Perubahan kecil pada tidur bisa berdampak besar pada kondisi kulit.
Tidur sebagai Bagian dari Perawatan Kulit dari Dalam
Skincare bekerja dari luar, tapi tidur bekerja dari dalam.
Kombinasi ideal:
Pola tidur sehat
- Asupan nutrisi seimbang
- Manajemen stres
- Perawatan kulit yang sesuai
Kulit yang sehat berawal dari tubuh yang seimbang.
Hubungan tidur dan jerawat hormonal sangat erat. Kurang tidur dapat memicu ketidakseimbangan hormon, meningkatkan stres, dan memperlambat regenerasi kulit. Jika jerawat sering kambuh, mungkin sudah waktunya memperhatikan kualitas tidur, bukan hanya skincare.
Sumber: