Cara Menerapkan Boundaries Sehat di Semua Jenis Hubungan

Cara Menerapkan Boundaries Sehat di Semua Jenis Hubungan

ilustrasi boundaries.-dok. istimewa-

bogor.disway.id - Boundaries tidak hanya penting dalam hubungan romantis. Justru dalam pertemanan, keluarga, dan dunia kerja, batasan yang sehat sering kali paling sulit diterapkan karena dibungkus rasa sungkan, tidak enak, atau takut dianggap egois. Padahal, Boundaries membantu kita menjaga hubungan tetap harmonis tanpa mengorbankan kesehatan mental.

1. Contoh Boundaries Sehat dalam Pertemanan

Pertemanan yang sehat memberi ruang, bukan tekanan.

Contoh boundaries di pertemanan:

  • Tidak selalu harus tersedia setiap saat
  • Berani menolak ajakan tanpa rasa bersalah
  • Tidak ikut campur dalam drama yang melelahkan

Tidak memaksakan kesamaan pendapat

Contoh kalimat boundaries:

  • “Aku lagi butuh waktu sendiri dulu, nanti aku kabari ya.”
  • “Aku kurang nyaman membahas topik itu.”

Tanda pertemanan menghormati boundaries:

  • Tidak memaksa
  • Tidak mengungkit penolakan
  • Tetap menghargai meski berbeda pilihan

2. Contoh Boundaries Sehat dalam Keluarga

Dalam keluarga, boundaries sering disalahartikan sebagai sikap durhaka. Padahal, boundaries justru membantu hubungan keluarga lebih dewasa dan saling menghormati.

Contoh boundaries di keluarga:

  • Menjaga privasi soal kehidupan pribadi
  • Menolak komentar berlebihan tentang tubuh, karier, atau pasangan
  • Membatasi intervensi dalam keputusan hidup
  • Menentukan waktu istirahat dari urusan keluarga

Contoh kalimat boundaries:

  • “Aku menghargai pendapatnya, tapi keputusan ini ingin aku pikirkan sendiri.”
  • “Aku belum siap membicarakan hal itu sekarang.”

Penting diingat:

Menetapkan boundaries bukan berarti tidak sayang, tapi menjaga diri agar tetap sehat secara emosional.

3. Contoh Boundaries Sehat di Lingkungan Kerja

Sumber: