Stop Belanja Impulsif! Panduan Mindful Consumption untuk Hidup Lebih Hemat dan Tenang
ilustrasi mindful.-dok. istimewa-
bogor.disway.id - Pernahkah Anda membeli barang hanya karena sedang diskon besar, lalu beberapa minggu kemudian barang tersebut hanya berakhir di pojok lemari tanpa pernah disentuh? Itulah yang disebut mindless consumption atau konsumsi tanpa sadar.
Mindful Consumption adalah antitesis dari budaya konsumtif. Ini bukan berarti Anda dilarang belanja sama sekali, melainkan mengajak Anda untuk bertanya "Mengapa?" sebelum mengeluarkan uang.
Berikut adalah langkah praktis untuk menerapkan konsumsi yang sadar dalam keseharian:
1. Gunakan Aturan "Tunggu 30 Hari"
Keinginan untuk belanja seringkali dipicu oleh lonjakan dopamin sesaat. Saat Anda melihat barang yang menarik di toko online, jangan langsung klik "Beli".
Praktik: Masukkan ke keranjang dan tunggu selama 30 hari. Jika setelah satu bulan Anda masih merasa barang itu benar-benar dibutuhkan dan berguna, barulah Anda boleh membelinya. Biasanya, keinginan tersebut akan hilang dalam hitungan hari.
2. Fokus pada Kualitas, Bukan Kuantitas
Slogan "Buy less, but better" adalah inti dari prinsip ini. Lebih baik memiliki satu pasang sepatu berkualitas tinggi yang tahan 5 tahun daripada membeli 5 pasang sepatu murah yang rusak dalam hitungan bulan.
Manfaat: Ini menghemat uang jangka panjang dan mengurangi limbah yang merusak lingkungan.
3. Kenali Pemicu Belanja Anda
Banyak orang belanja bukan karena butuh, tapi karena faktor emosional. Apakah Anda belanja saat sedang stres kerja (retail therapy), saat bosan, atau karena merasa minder setelah melihat unggahan orang lain di media sosial?
Tips: Jika pemicunya adalah stres, cobalah menggantinya dengan aktivitas lain yang sudah kita bahas sebelumnya, seperti membaca buku atau melakukan quality time.
4. Tanyakan 5 Pertanyaan "Sakti" Sebelum Membeli
Sebelum sampai ke meja kasir atau melakukan pembayaran digital, tanyakan ini pada diri sendiri:
- Apakah saya sudah punya barang yang fungsinya mirip?
- Apakah barang ini akan sering saya gunakan?
- Di mana saya akan menyimpannya?
- Apakah saya membelinya karena diskon atau karena nilai gunanya?
- Berapa jam saya harus bekerja untuk membayar barang ini?
Sumber: