Boundaries Bukan Egois: Cara Menjaga Diri dengan Sehat
ilustrasi boundaries.-dok. istimewa-
bogor.disway.id - Banyak orang kesulitan memasang boundaries karena takut dianggap egois, tidak peduli, atau menyakiti perasaan orang lain. Padahal, boundaries bukan tentang menjauhkan diri, melainkan menjaga diri.
Belajar menetapkan batasan yang sehat adalah bagian penting dari self love dan kedewasaan emosional.
Apa Itu Boundaries yang Sehat?
Boundaries adalah batasan emosional, mental, fisik, dan waktu yang kamu tetapkan untuk melindungi diri sendiri. Boundaries yang sehat membantu kamu:
- Menjaga energi
- Menghindari burnout
- Memiliki hubungan yang lebih jujur
- Tetap menghargai diri sendiri dan orang lain
Boundary bukan tembok, tapi pagar yang bisa dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan.
Mengapa Banyak Orang Merasa Bersalah Saat Membuat Boundaries?
Rasa bersalah biasanya muncul karena:
- Terbiasa memprioritaskan orang lain
- Takut ditolak atau ditinggalkan
- Pola asuh atau lingkungan yang menormalisasi self-sacrifice
- Anggapan bahwa menolak = egois
Padahal, terus mengiyakan hal yang tidak sanggup kamu lakukan justru merugikan kedua pihak.
Tanda Kamu Membutuhkan Boundaries yang Lebih Tegas
- Mudah lelah secara emosional
- Sering merasa dimanfaatkan
- Sulit berkata “tidak”
- Menyimpan emosi negatif setelah membantu orang lain
- Merasa kewalahan tapi tetap memaksakan diri
Jika ini sering terjadi, itu sinyal penting untuk mulai menetapkan batasan.
Cara Membangun Boundaries Tanpa Merasa Bersalah
1. Sadari Bahwa Kebutuhanmu Valid
Kebutuhan untuk istirahat, ruang pribadi, dan ketenangan tidak kalah penting dari kebutuhan orang lain.
Menghargai diri sendiri bukan tindakan egois, tapi bentuk tanggung jawab pribadi.
Sumber: