Panduan Journaling Harian Simpel agar Konsisten untuk Pemula

Panduan Journaling Harian Simpel agar Konsisten untuk Pemula

ilustrasi journaling-dok. istimewa-

Banyak pemula merasa journaling itu sulit karena membayangkan harus menulis panjang, dalam, dan penuh makna. Padahal, journaling harian justru paling efektif ketika dibuat sederhana, jujur, dan fleksibel. Tidak ada format baku—yang penting, tulisanmu membantu mengenal diri sendiri sedikit demi sedikit.

Jika kamu baru mulai, contoh-contoh journaling di bawah ini bisa langsung dipraktikkan tanpa rasa tertekan.

Mengapa Journaling Harian Penting untuk Pemula?

Journaling harian membantu:

  • Menyadari emosi tanpa memendam
  • Mengurangi overthinking
  • Melatih konsistensi habit kecil
  • Membantu refleksi diri secara perlahan

Kuncinya bukan isi yang “bagus”, tapi kebiasaan hadir setiap hari.

Contoh Format Journaling Harian yang Mudah Dicoba

1. Journaling 3 Kalimat (Paling Cocok untuk Pemula)

Format ini sangat ringan dan tidak memakan waktu lama.

Contoh:

  • Hari ini aku merasa cukup lelah, tapi tetap bersyukur bisa menyelesaikan pekerjaanku.
  • Hal yang membuatku senang hari ini adalah waktu istirahat sebentar tanpa gangguan.
  • Besok aku ingin lebih pelan dan tidak terburu-buru.

2. Journaling Berbasis Emosi

Cocok untuk kamu yang ingin lebih mengenal perasaan sendiri.

  • Emosi dominan hari ini:
  • Penyebabnya:

Hal yang bisa kulakukan untuk meredakannya:

3. Journaling Refleksi Singkat

Tidak perlu panjang, cukup jujur.

Sumber: