Dari Dapur ke Mahkamah Konstitusi: PPN 12% Kini Jadi Gugatan Publik
ilustrasi pajak.-dok. istimewa-
Tekanan ini berpotensi memicu perang diskon antar dealer, menekan margin, hingga mengganggu rantai pasok.
Jika berlangsung lama, industri bisa menahan rekrutmen, mengurangi produksi, bahkan menunda inovasi.
PPN 12% kini bukan lagi sekadar kebijakan fiskal, melainkan isu keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi.
Dari dapur rakyat hingga ruang sidang MK, gelombang dampaknya semakin nyata.
Pertanyaannya kini:
mampukah pemerintah menyeimbangkan keadilan, daya beli, dan pertumbuhan?
Baca versi lengkapnya diliputan khusus Bisik Disway - PPN 12% Bukan Sekadar Angka: Rakyat Menjerit, Industri Tercekik
Sumber: