Ritual Anti-Brain Fog: Cara Menjaga Kejernihan Mental dari Pagi Hingga Malam

Ritual Anti-Brain Fog: Cara Menjaga Kejernihan Mental dari Pagi Hingga Malam

ilustrasi brain fog.-dok. istimewa-

bogor.disway.id - Otak kita bekerja mirip seperti komputer. Jika terlalu banyak program yang berjalan (multitasking) dan tidak pernah dimatikan (kurang istirahat), ia akan melambat dan mengalami hang. Rutinitas ini adalah cara untuk melakukan "disk cleanup" dan "cooling down" secara berkala.

Pagi: Fase Aktivasi (06.00 - 08.00)

Hidrasi Pertama: Minum 500ml air putih segera setelah bangun. Otak yang terhidrasi bekerja 14% lebih cepat.

No Phone Zone: Jangan menyentuh ponsel minimal 30 menit pertama. Hindari Dopamine Loop sejak bangun tidur agar hormon stres tidak melonjak.

Light Movement: Jalan kaki 10 menit atau peregangan ringan untuk memompa oksigen ke otak.

Siang: Fase Fokus & Interupsi (09.00 - 15.00)

90-Minute Sprints: Lakukan Deep Work selama 90 menit, lalu berhenti total selama 15 menit.

The 20-20-20 Rule: Setiap 20 menit menatap layar, lihatlah benda sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Ini mengurangi kelelahan saraf visual yang memicu brain fog.

Mindful Protein Lunch: Hindari makan siang tinggi karbohidrat/gula yang berat agar tidak terjadi food coma. Pilih protein dan sayuran untuk energi otak yang stabil.

Sore: Fase Cooling Down (16.00 - 18.00)

Brain Dump: Tuliskan semua tugas yang belum selesai atau kekhawatiran yang tersisa. "Keluarkan" dari kepala agar Anda tidak membawanya pulang.

Digital Sunset: Mulai kurangi kecerahan layar ponsel dan laptop.

Koneksi Nyata: Luangkan waktu untuk mengobrol tanpa layar. Interaksi sosial melepaskan oksitosin yang menenangkan sistem saraf.

Malam: Fase Defragmentasi (20.00 - 22.00)

Sumber: