Trik "Elevator Pitch" 30 Detik: Cara Kenalan di Kantor Baru Agar Kamu Terlihat Kompeten Tapi Tetap Humble
ilustrasi job interview.-dok. canva-
bogor.disway.id - Sesi onboarding sering kali dianggap formalitas belaka. Padahal, ini adalah panggung utamamu untuk pamer "kualitas" tanpa terlihat sombong. Banyak orang terjebak cuma nyebutin nama dan lulusan mana, padahal HRD dan user ingin tahu: "Siapa sih orang baru ini dan apa yang bisa dia bantu?"
Biar kamu nggak cuma jadi "anak baru yang itu tuh", yuk terapkan strategi perkenalan level pro ini:
1. Gunakan Teknik "The Bridge" (Jembatan)
Saat kenalan dengan divisi lain, jangan cuma sebut jabatanmu. Hubungkan jabatanmu dengan pekerjaan mereka.
Contoh: "Halo Kak, saya [Nama], dari tim Marketing. Nanti saya bakal banyak 'ganggu' Kakak buat minta data riset pasar nih, biar konten kita makin oke. Mohon bantuannya ya!"
Kenapa? Orang bakal lebih ingat kamu kalau mereka tahu apa hubungannya pekerjaanmu dengan mereka.
2. Siapkan "Elevator Pitch" yang Santai
Di kantin atau lift, kamu pasti bakal ditanya: "Lagi ngerjain apa sekarang?" Jangan jawab "Lagi belajar aja." Itu terdengar pasif.
Ubah Jadi: "Sekarang lagi fokus onboarding dan memahami alur [Sebutkan Proyek], biar minggu depan sudah bisa langsung bantu tim buat [Target Kecil]."
Hasilnya: Kamu terlihat sebagai orang yang berorientasi pada hasil (result-oriented).
3. Aktif Tanya "Who's Who"
Saat sesi perkenalan tim, jangan cuma diam. Tanya peran mereka secara spesifik.
Tanya ini: "Wah menarik, berarti kalau nanti saya ada kendala soal [Topik X], saya bisa diskusi sama Kakak ya?"
Triknya: Ini cara halus untuk bilang kalau kamu menghargai keahlian mereka. Orang suka merasa dianggap ahli.
Sumber: