Batuk dan Pilek Berminggu-Minggu, Dokter IPB Jelaskan Penyebabnya
Ilustrasi Waspada Influenza -AI Generated.-
BOGOR, DISWAY.ID - Keluhan batuk, pilek, dan demam yang bertahan lebih lama dari biasanya banyak dirasakan masyarakat belakangan ini.
Banyak yang menganggap flu yang menyerang kali ini lebih "membandel" dan membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu untuk benar-benar pulih.
dr Wahyu Rachwaldy, dokter Klinik IPB University, menyampaikan bahwa kondisi ini bukan sekadar perasaan subjektif, melainkan fenomena medis yang dapat dijelaskan berdasarkan dinamika virus, kondisi lingkungan, dan respons imun tubuh.
“Laporan dari berbagai lembaga kesehatan global dan nasional, termasuk Centers for Disease Control and Prevention (CDC) serta Kementerian Kesehatan RI, mengonfirmasi adanya peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dengan gejala yang bertahan lebih lama (protracted viral symptoms),” ucapnya.
BACA JUGA:Jangan Sampai Tumbang! Trik Rahasia Tetap Fit & Bebas Batuk Pilek Selama Puasa
Ia menjelaskan, fenomena flu yang bertahan lebih lama dari biasanya ini disebabkan oleh beberapa faktor utama.
Salah satunya adalah sirkulasi bersamaan (co-circulation) berbagai jenis virus respiratorik di masyarakat, mulai dari influenza A/B, respiratory syncytial virus (RSV), rhinovirus, adenovirus, hingga SARS-CoV-2.
“Selain itu, terdapat pula fenomena post-pandemic immunity debt, yakni ketika perubahan pola paparan patogen selama beberapa tahun terakhir membuat sistem imun tubuh harus kembali menyesuaikan diri saat terpapar banyak virus secara beruntun,” imbuhnya.
BACA JUGA:Dapur Sebagai Apotek: Solusi Alami Mengatasi Batuk Tanpa Efek Samping
Kenali Batas Normal
Menurut dr Wahyu, infeksi virus saluran pernapasan atas tanpa komplikasi umumnya memiliki pola perjalanan penyakit yang terukur.
Pada masa akut, yakni hari pertama hingga ketiga, gejala mencapai puncaknya berupa demam, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, pegal-pegal, dan lemas.
Memasuki hari keempat hingga ketujuh, demam mulai mereda dan energi tubuh berangsur pulih, meski batuk dan sekresi hidung masih dapat bertahan.
“Pada akhirnya, orang dengan sistem imun sehat umumnya mengalami penyembuhan total dalam waktu tujuh hingga sepuluh hari, meskipun sisa gejala ringan seperti batuk kering wajar bertahan hingga dua minggu,” tambahnya.
BACA JUGA:Jangan Sampai Tumbang! Trik Rahasia Tetap Fit & Bebas Batuk Pilek Selama Puasa
Sumber: