Aksi Nyata: Jika mereka mengajak bertemu secara mendadak setelah sekian lama menghilang, hindari janji temu berdua saja. Katakan, "Kebetulan minggu ini saya juga mau kumpul sama teman-teman yang lain, bagaimana kalau kamu sekalian ikut gabung?". Berada di dalam kelompok besar akan membatasi ruang bagi mereka untuk membahas kepentingan pribadi mereka dengan Anda.
4. Jangan Menawarkan Alternatif atau Solusi Lain
Prinsip Batasan Diri: Ketika Anda menolak membantu seorang teman oportunis, tugas Anda selesai di sana. Anda tidak wajib mencarikan orang lain atau solusi alternatif untuk masalah mereka.
People pleaser sering kali merasa bersalah setelah menolak, lalu refleks berkata, "Saya gak bisa bantu, tapi coba kamu tanya si A ya." Tindakan ini justru tetap menunjukkan bahwa Anda peduli secara mendalam pada masalah mereka. Biarkan mereka menyelesaikan tanggung jawab hidup mereka sendiri tanpa campur tangan Anda.
5. Lenyapkan Ekspektasi dan Lakukan "Muting" Mental
Banyak orang terjebak dalam hubungan beracun ini karena masih menyimpan harapan atau ekspektasi bahwa sang teman suatu hari akan berubah menjadi lebih perhatian.
Aksi Nyata: Terimalah realita bahwa kapasitas orang tersebut dalam berteman memang hanya sebatas itu. Di media sosial, gunakan fitur Mute (Bisukan) pada cerita atau unggahan mereka agar Anda tidak perlu melihat aktivitas mereka yang sering kali memicu kejengkelan hati. Secara bertahap, investasikan waktu dan energi emosional Anda yang berharga kepada teman-teman lain yang terbukti selalu ada, baik di masa senang maupun sulit.
Menetapkan batasan jarak dengan teman yang oportunis bukanlah tindakan yang jahat, egois, atau kekanak-kanakan. Ini adalah bentuk tertinggi dari pemeliharaan diri (self-preservation) untuk memastikan bahwa energi mental Anda tidak habis diperas oleh orang-orang yang tidak menghargai keberadaan Anda sebagai manusia. Hubungan pertemanan yang sehat harus berjalan dua arah: saling memberi, saling menerima, dan saling menghormati. Jika keseimbangan itu tidak ada, menjaga jarak secara elegan adalah keputusan paling bijak yang bisa diambil.