Cek apakah muncul kemerahan, gatal, perih, atau bruntusan.
Jika aman, produk bisa dicoba ke wajah secara bertahap.
Reaksi yang Perlu Diwaspadai
Hentikan penggunaan jika muncul:
- Perih berlebihan
- Panas menyengat
- Gatal intens
- Kemerahan luas
- Bengkak
Reaksi ini tanda kulit tidak cocok.
Patch Test Tidak Hanya untuk Kulit Sensitif
Kulit normal sekalipun tetap perlu patch test, terutama jika:
- Produk mengandung active ingredients
- Skincare dengan pH rendah
- Produk exfoliating atau treatment
Semakin aktif produknya, semakin penting tes awal.
Kesalahan Umum Saat Patch Test
- Terlalu singkat (hanya beberapa jam)
- Menggunakan banyak produk sekaligus
- Mengoles terlalu tebal
- Mengabaikan reaksi ringan
Patch test bukan formalitas, tapi proteksi.
Patch test skincare adalah langkah sederhana namun krusial sebelum mencoba produk baru. Dengan meluangkan waktu sebentar, kamu bisa mencegah masalah kulit yang jauh lebih besar.
Lebih baik menunggu dua hari daripada menyesal berminggu-minggu.