Jerawat tidak selalu muncul karena salah produk skincare. Dalam banyak kasus, pola tidur yang buruk ikut berperan besar, terutama pada jerawat hormonal. Ketika tidur terganggu, keseimbangan hormon ikut kacau dan memicu masalah kulit dari dalam.
Apa Itu Jerawat Hormonal?
Jerawat hormonal biasanya berkaitan dengan fluktuasi hormon dalam tubuh.
Ciri umumnya:
- Muncul di area dagu, rahang, dan leher
- Sering muncul menjelang menstruasi
- Cenderung meradang dan sulit sembuh
- Datang berulang meski skincare sudah tepat
Faktor internal sering kali lebih dominan dibandingkan perawatan luar.
Bagaimana Tidur Mempengaruhi Jerawat Hormonal?
1. Kurang Tidur Meningkatkan Hormon Stres
Kurang tidur membuat hormon kortisol meningkat.
Dampaknya:
- Produksi minyak berlebih
- Peradangan kulit meningkat
- Jerawat lebih mudah muncul
Kulit menjadi lebih sensitif dan reaktif.
2. Tidur Buruk Mengganggu Regulasi Hormon
Tidur membantu tubuh menyeimbangkan hormon reproduksi dan metabolisme.
Jika tidur terganggu:
- Fluktuasi hormon tidak stabil
- Jerawat lebih sering kambuh
- Proses penyembuhan kulit melambat
3. Proses Regenerasi Kulit Terhambat
Saat tidur nyenyak, kulit melakukan regenerasi sel.