Journaling bukan tugas sekolah. Tidak harus:
- Rapi
- Berurutan
- Penuh makna
Tulisan berantakan, kalimat pendek, bahkan poin-poin acak tetap valid. Journaling adalah ruang aman, bukan tempat menghakimi diri sendiri.
6. Tentukan Waktu yang Paling Realistis
Tidak semua orang cocok journaling pagi. Coba beberapa opsi:
- Sebelum tidur
- Setelah bangun
- Saat istirahat makan
- Saat emosi terasa penuh
Pilih waktu yang paling mudah dilakukan, bukan yang terlihat ideal.
7. Jangan Menyerah Saat Terlewat
Melewatkan journaling satu atau dua hari bukan kegagalan. Justru, memaksa diri kembali tanpa rasa bersalah adalah bagian dari proses.
Journaling yang sehat tidak dibangun dari rasa takut bolong, tapi dari kesadaran untuk kembali.
Memulai journaling untuk pemula tidak membutuhkan alat mahal, tulisan indah, atau konsistensi sempurna. Yang dibutuhkan hanyalah kejujuran kecil dan kemauan untuk hadir bersama diri sendiri.
Saat journaling terasa aman dan ringan, konsistensi akan mengikuti secara alami.