5. Mengabaikan Kebersihan Alat dan Bahan
DIY skincare sering dibuat tanpa memperhatikan higienitas. Padahal, bahan alami yang tidak steril bisa:
- Menjadi sarang bakteri
- Memperparah jerawat
- Menyebabkan infeksi kulit
Kebersihan tetap menjadi kunci, bahkan dalam perawatan alami.
6. Tidak Melakukan Patch Test
Banyak orang langsung mengaplikasikan bahan alami ke seluruh wajah tanpa uji coba. Ini berisiko besar, terutama bagi kulit sensitif.
Patch test membantu mencegah:
- Reaksi alergi
- Kemerahan berlebihan
- Gatal dan perih berkepanjangan
7. Berharap Hasil Instan
Perawatan kulit alami bekerja secara bertahap. Mengharapkan hasil cepat sering membuat seseorang:
- Menambah dosis pemakaian
- Terlalu sering mencoba bahan baru
- Berujung pada over-treatment
Kesabaran adalah bagian penting dari perawatan alami.
Perawatan kulit alami bukan sekadar soal bahan, tetapi juga cara dan pemahaman yang tepat. Kesalahan kecil yang sering disepelekan justru bisa merusak kulit dalam jangka panjang. Dengan pendekatan yang bijak, perawatan alami bisa menjadi pilihan aman, efektif, dan berkelanjutan.