Belajar Asertif: Simulasi Percakapan untuk Menjaga Batasan Diri

Belajar Asertif: Simulasi Percakapan untuk Menjaga Batasan Diri

ilustrasi komunikasi asertif.-dok. istimewa-

bogor.disway.id - Menjadi asertif bukan berarti menjadi kasar atau agresif. Asertif adalah kemampuan untuk mengomunikasikan kebutuhan Anda secara jujur sambil tetap menghargai orang lain. Bagi seorang people pleaser, tantangan terbesarnya adalah rasa cemas saat kata "tidak" keluar dari mulut.

Gunakan draf percakapan di bawah ini sebagai bahan latihan Anda:

  • Skenario 1: Rekan Kerja Meminta Bantuan di Luar Jobdesk

Permintaan: "Bisa bantu kerjakan laporan ini? Saya sedang sibuk sekali."

Respon People Pleaser (Salah): "Aduh, sebenarnya saya juga sibuk, tapi... ya sudah sini saya bantu sedikit." (Lalu Anda lembur dan stres).

Respon Asertif (Benar): "Terima kasih sudah percaya, tapi saat ini saya sedang fokus menyelesaikan tugas saya sendiri agar selesai tepat waktu. Jadi, saya tidak bisa membantu kali ini."

  • Skenario 2: Teman Mengajak Pergi Saat Anda Sedang Butuh Waktu Sendiri (JOMO)

Permintaan: "Ayo keluar malam ini! Semua orang ikut lho, masa kamu nggak?"

Respon People Pleaser (Salah): "Emm, jam berapa? Oke deh, aku usahakan datang ya." (Lalu Anda menyesal sepanjang malam).

Respon Asertif (Benar): "Tawaran yang seru! Tapi malam ini saya sudah menjadwalkan waktu untuk istirahat di rumah. Selamat bersenang-senang ya, mungkin lain kali saya ikut!"

  • Skenario 3: Keluarga Meminta Pinjaman Uang yang Tidak Bisa Anda Berikan

Permintaan: "Bisa pinjam uang dulu? Nanti bulan depan diganti."

Respon People Pleaser (Salah): "Aduh, sebenarnya tabunganku pas-pasan, tapi... ya sudah ini pakai saja dulu." (Lalu Anda kesulitan membayar tagihan sendiri).

Respon Asertif (Benar): "Saya mengerti kondisimu, tapi maaf saat ini anggaran saya sedang ketat dan saya tidak bisa meminjamkan uang. Semoga ada jalan keluar lainnya ya."

Tips Sukses Latihan Asertif:

  • Gunakan Metode "Sandwich": Mulai dengan apresiasi, berikan penolakan yang jelas, dan tutup dengan doa atau harapan baik.
  • Hindari Kata "Maaf" yang Berlebihan: Jangan meminta maaf karena Anda memiliki batasan. Meminta maaf secara berlebihan justru membuat penolakan Anda terlihat lemah.
  • Latihan di Depan Cermin: Perhatikan nada suara (tenang namun tegas) dan kontak mata. Tubuh yang tegak menunjukkan bahwa Anda yakin dengan keputusan Anda.
  • Terima Reaksi Mereka: Anda tidak bertanggung jawab atas kekecewaan orang lain selama Anda menolak dengan cara yang manusiawi.

Otot Asertivitas Perlu Dilatih

Sama seperti otot fisik, kemampuan asertif akan semakin kuat jika sering dilatih. Semakin sering Anda berani berkata tidak pada hal yang menguras energi, semakin banyak ruang yang Anda miliki untuk mencintai diri sendiri (Self-Love).

Sumber: