Cussons, Super Indo dan Wahu Luncurkan Program “Botol Kembali Hadiah Menanti”

Cussons, Super Indo dan Wahu Luncurkan Program “Botol Kembali Hadiah Menanti”

Cussons, Super Indo dan Wahu Luncurkan Program “Botol Kembali Hadiah Menanti” -dok. istimewa-

BOGOR.DISWAY.ID — Super Indo, PZ Cussons Indonesia, dan WAHU resmi meluncurkan program Botol Kembali Hadiah Menanti, sebuah program kolaborasi yang mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam pengelolaan kemasan bekas melalui kegiatan sehari-hari. Melalui mekanisme penukaran kemasan botol bekas produk PZ Cussons dan Super Indo 365, pelanggan diajak untuk menjadikan pengembalian kemasan sebagai bagian dari kebiasaan belanja mereka.

Melalui kolaborasi ini, ketiga perusahaan ingin menunjukkan bahwa inisiatif keberlanjutan dapat diintegrasikan dengan aktivitas berbelanja sehari-hari. 

“Sebagai pelaku di sektor ritel dan industri, tanggung jawab kami tidak berhenti begitu transaksi di kasir selesai. Jangkauan tanggung jawab kami jauh lebih luas—yakni secara konsisten mengedukasi konsumen, serta membimbing perubahan perilaku dan cara pandang masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik. Kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri atau sekadar menunggu perubahan itu datang menghampiri. Kitalah yang harus menjadi penggerak perubahan tersebut. Hari ini, dengan penuh rasa bangga saya sampaikan bahwa langkah yang kita resmikan ini bukanlah titik awal yang baru, melainkan sebuah kontinuitas dari komitmen Aksi Hijau yang telah konsisten kita jalankan bersama PZ Cussons dan Waste Hub sejak tahun 2024.”Ujar Donny Ardianta Passa, Vice President of Stores & Supply Chain Super Indo

Bagi PZ Cussons, program ini merupakan upaya menghubungkan produk yang digunakan dalam keseharian keluarga dengan kesempatan bagi konsumen untuk berpartisipasi dalam inisiatif keberlanjutan.

Ningcy Yuliana, Managing Director PZ Cussons, mengatakan “Keberlanjutan membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk pelanggan yang menggunakan produk kami setiap hari. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan cara yang lebih dekat dan menarik bagi masyarakat untuk mulai mengambil bagian dalam pengelolaan kemasan bekas. Kami berharap program ini dapat mendorong pelanggan untuk tidak hanya menggunakan produk secara bijak, tetapi juga semakin memperhatikan apa yang dapat dilakukan setelah produk tersebut digunakan. Bagi kami, kolaborasi dengan Super Indo dan WAHU merupakan langkah penting untuk menghadirkan inisiatif yang menghubungkan kebutuhan pelanggan dengan kepedulian terhadap lingkungan.”

Program ini juga menjadi ruang bagi dunia usaha untuk berkontribusi dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah kemasan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Keterlibatan sektor ritel, produsen, dan mitra pengumpulan menjadi elemen penting dalam menghubungkan partisipasi masyarakat dengan proses pengumpulan kemasan secara operasional.

Ujang solihin Sidik, Koordinator Pokja Tata Laksana Produsen, Direktorat Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Kementerian Lingkungan mengatakan “Upaya pengurangan sampah membutuhkan partisipasi aktif seluruh pihak, mulai dari masyarakat, pelaku usaha, hingga pemerintah. Inisiatif seperti ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Kami mendorong kolaborasi multipihak yang tidak hanya meningkatkan kepedulian, tetapi juga membangun mekanisme pengumpulan dan pengolahqn sampah kemasan yang efektif, efisien dan bertanggung jawab. Dengan keterlibatan yang konsisten dari berbagai pihak, upaya pengurangan sampah dan pengembangan ekonomi sirkular dapat terwujud dalam kehidupan kita sehari-hari."

BACA JUGA:Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

BACA JUGA:Kabupaten Bogor Optimis Juara Umum Porprov Jabar 2026

Michiel Reinoud, founder of Wahu mengatakan “Wahu berkomitmen untuk mendukung kesuksesan program Kolaborasi Aksi Hijau melalui penyediaan fasilitas dan dukungan operasional yang diperlukan dalam proses pengumpulan kemasan bekas. Kami berharap dukungan ini dapat membantu kelancaran pelaksanaan program, memperluas partisipasi masyarakat, serta mendorong semakin banyak kemasan bekas untuk dikelola dan didaur ulang secara bertanggung jawab.”

Mekanisme program Botol Kembali Hadiah Menanti

Program ini berlaku di seluruh gerai Super Indo di Jabodetabek dan Bandung dengan cara berpartisipasi sebagai berikut:

  1. Belanja produk PZ Cussons. Pelanggan melakukan pembelian minimal satu produk PZ Cussons yang memenuhi ketentuan program. Produk Cussons Baby Wipes dan Baby Bar Soap tidak termasuk dalam persyaratan pembelian.   
  2. Bawa kemasan bekas. Pelanggan membawa satu kemasan botol bekas produk PZ Cussons varian apa pun atau botol bekas Super Indo 365.     
  3. Tukarkan di gerai Super Indo. Saat berbelanja, pelanggan dapat membawa botol bekas tersebut dan menyerahkan kemasan bekas beserta bukti struk belanja kepada kasir. Setelah proses verifikasi selesai, pelanggan memperoleh satu hadiah 1 buah Cussons Baby Bar Soap 60gr.

Selama periode pelaksanaan, Super Indo dan PZ Cussons menargetkan lebih dari 60.000 pelanggan yang berpartisipasi dan lebih dari 60.000 kemasan bekas terkumpul. 

Selain dampak lingkungan dan partisipasi masyarakat, program ini juga dirancang untuk memperkuat pengalaman berbelanja di gerai serta meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap produk-produk PZ Cussons. Dengan menghubungkan aktivitas belanja, apresiasi kepada pelanggan, dan pengumpulan kemasan, program diharapkan dapat menciptakan manfaat yang saling mendukung bagi para pihak.

Super Indo, PZ Cussons, dan WAHU berharap program ini dapat memperluas keterlibatan masyarakat, meningkatkan kesadaran mengenai pengelolaan kemasan bekas, serta mendorong kolaborasi yang konsisten antara dunia usaha dan pemangku kepentingan terkait.

Sebab, perubahan tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Membawa kembali kemasan bekas saat berbelanja dapat menjadi langkah sederhana untuk membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab, terutama ketika semakin banyak pihak bergerak bersama.

Sumber: