IPM Kota Bogor Tembus 79,75 Persen, Dedie Rachim Ungkap Peran SAKIP
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan capaian IPM Kota Bogor tersebut bahkan berada di atas angka Provinsi Jawa Barat maupun nasional.--Pemkot Bogor
BOGOR, DISWAY.ID – Indeks Pembangunan Manusia (BOGOR.disway.id/listtag/11795/ipm">IPM) Kota BOGOR terus menunjukkan tren positif. Pada 2025, BOGOR.disway.id/listtag/11795/ipm">IPM Kota BOGOR tercatat mencapai 79,75 persen, melampaui target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan berbagai kebijakan pembangunan dan peningkatan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan capaian IPM Kota Bogor tersebut bahkan berada di atas angka Provinsi Jawa Barat maupun nasional.
BACA JUGA:Jalan Rusak Beres, Kini Bupati Bogor Kejar PJU di Sejumlah Wilayah
IPM Jawa Barat tercatat 75,50 persen, sedangkan nasional berada di angka 75,90 persen.
"Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025 Indeks Pembangunan Manusia di Kota Bogor terus mengalami peningkatan, bahkan melebihi target. Target Kota Bogor itu 78,81 dan realisasinya 79,75," ungkap Dedie Rachim saat Ekspose Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Bogor bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Balai Kota Bogor, dikutip dari laman resmi Pemkot Bogor.
Menurut Dedie, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai kebijakan yang dijalankan Pemkot Bogor dengan mengedepankan perencanaan dan pengukuran kinerja secara terarah.
BACA JUGA:Kabupaten Bogor Siapkan Embarkasi Haji Rp142 Miliar, Desainnya Disebut Mirip Zamzam Tower
Selain IPM, indikator lainnya juga menunjukkan perkembangan positif.
Tingkat kemiskinan di Kota Bogor tercatat sebesar 5,89 persen, lebih rendah dibandingkan Jawa Barat sebesar 7,02 persen dan nasional 8,47 persen.
"Tingkat kemiskinan Kota Bogor 5,89, Jawa Barat 7,02 dan nasional 8,47. Penanggulangan kemiskinan yang dilakukan Kota Bogor menunjukkan hasil yang positif dari berbagai langkah kebijakan yang dilakukan sehingga berdampak pada masyarakat," ujar Dedie.
Ia menjelaskan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menekan angka kemiskinan adalah mendorong masuknya investasi ke Kota Bogor.
BACA JUGA:Kabupaten Bogor Siapkan Embarkasi Haji Rp142 Miliar, Desainnya Disebut Mirip Zamzam Tower
Investasi tersebut diharapkan membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja.
Sumber: