Motif Anak Bunuh Ayah di Bogor, Dipicu Sakit Hati Sering Ditegur

Motif Anak Bunuh Ayah di Bogor, Dipicu Sakit Hati Sering Ditegur

Polisi mengungkap motif seorang anak berinisial N (19) yang membunuh ayahnya H (60) di Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.--Polsek Gunung Sindur

BOGOR, DISWAY.ID - Polisi mengungkap motif seorang anak berinisial N (19) yang membunuh ayahnya H (60) di Desa Jampang, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna mengungkapkan hasil pemeriksaan awal usai ekshumasi menunjukkan kematian korban mengarah akibat tindak pembunuhan.

Berdasarkan dokter, bagian pelipis kanan korban terdapat bekas benturan benda mati.

BACA JUGA:Kematian Dinilai Janggal, Polisi Tangkap 1 Orang Terkait Dugaan Pembunuhan di Gunung Sindur Bogor

“Dokter menjelaskan sebagian kecil bahwa itu memang kematian karena dibunuh, temuannya di kepala pelipis kanannya ada bekas benturan benda, sehingga mengakibatkan pendarahan dari otak,” katanya saat dihubungi Senin, 28 September 2026. 

Kendati begitu, AKP Ucup Supriyatna menuturkan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk memastikan penyebab kematian secara utuh.

Tim forensik juga mengambil organ tubuh korban, termasuk usus, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Belum ada hasilnya butuh dua atau tiga minggu kita belum bisa memastikan korban meninggal karena keracunan, kita tunggu hasil dari Labfor saja,” jelasnya. 

Sementara itu, Polsek Gunung Sindur telah menetapkan satu tersangka yang merupakan anak kandung korban berusia 19 tahun. 

BACA JUGA:Kabupaten Bogor Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinkes Belum Temukan Lonjakan Penyakit

Dari pemeriksaan sementara, motif dugaan pembunuhan diduga dipicu sakit hati karena korban kerap menegur tersangka

“Sementara motifnya dari keterangan anaknya, dia sakit hati karena sering ditegur sama orang tuanya, sama bapaknya,” katanya. 

Polisi masih mengembangkan kasus dengan memeriksa saksi-saksi lain dan pihak keluarga untuk mengungkap secara utuh rangkaian kematian korban.

Sebelumnya, plisi membongkar makam H di TPU Kampung Rawa karena kematiannya yang dinilai janggal oleh keluarga.

Sumber: