Transformasi Pemerintahan Digital Kota Bogor Makin Kuat, 839 Layanan Digital Terus Dikembangkan
Kota Bogor terus memperkuat transformasi pemerintahan digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.--Pemkot Bogor
BOGOR, DISWAY.ID – Kota Bogor terus memperkuat transformasi pemerintahan digital sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Penguatan tersebut terlihat dari peningkatan nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) hingga pengembangan ratusan layanan dan infrastruktur digital.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan Pemkot Bogor berkomitmen menjadikan pemerintahan digital sebagai fondasi penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel, transparan, sekaligus mampu merespons kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:Perpustakaan Keliling Hadir di CFD Tegar Beriman, Tumbuhkan Minta Baca Warga Bogor
Hal itu disampaikan Dedie saat membuka Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital Kota Bogor Tahun 2026 bersama Asesor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) di Paseban Suradipati, Balai Kota Bogor, Selasa 22 September 2026.
“Kota Bogor tengah mempersiapkan diri dan berusaha konsisten menjadikan pemerintahan digital sebagai basis penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Tujuannya agar pemerintah betul-betul bisa maksimal dalam melayani masyarakat,” ujar Dedie Rachim.
Menurutnya, digitalisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, Pemkot Bogor tidak hanya memperkuat SPBE, tetapi juga mulai membangun ekosistem pemerintahan digital secara lebih menyeluruh.
Kinerja tersebut tercermin dari penilaian SPBE yang telah dilakukan sejak 2018. Saat itu, nilai SPBE Kota Bogor berada di angka 2,91 dan secara bertahap meningkat hingga mencapai 4,08 pada 2024.
BACA JUGA:Pasar Bersih Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor, Ruang Baru untuk Bangkit & Tumbuh
“Pemkot Bogor secara serius mempersiapkan bukan hanya SPBE, tetapi juga transformasi menuju pemerintahan digital,” jelasnya.
Saat ini, Kota Bogor telah memiliki 839 layanan digital dan 282 aplikasi yang digunakan di lingkungan Pemkot Bogor.
Infrastruktur pendukung juga terus diperkuat dengan 65 lokasi wifi publik serta 169 titik CCTV yang telah terintegrasi.
Penataan infrastruktur telekomunikasi juga menjadi bagian dari agenda digitalisasi kota. Pemkot Bogor secara bertahap menurunkan kabel utilitas udara dan memasukkannya ke dalam box utilitas.
Sumber: